PSBB Jakarta, Anies Baswedan: KRL Tetap Penuh, Kendaraan Umum Tetap Penuh

Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto : Iwan Tri Wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai cara efektif mengurangi penumpang kendaraan umum seperti Kereta Rel Listrik (KRL), adalah perusahaan meniadakan kegiatan di kantor. Oleh karena itu, Anies berharap semua perusahaan menaati peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota.

“KRL tetap penuh, kendaraan umum tetap penuh, karena perusahaannya tetap beroperasi. Selama perusahaan tetap beroperasi, maka kendaraan umum juga akan penuh,” kata Anies kepada wartawan, Rabu (15/4).

Anies mengimbau semua perusahaan mentaati peraturan PSBB. Di mana semua kegiatan usaha selain sektor-sektor yang dikecualikan agar dipindah bekerja dari rumah. Saat ini Pemprov DKI sudah mulai melakukan review kepada perusahaan yang tidak mentaati PSBB.

Sanksi tegas pun akan diberikan kepada mereka jika masih membandel. “Dan kita pastikan bahwa semua yang tidak tertib akan mendapatkan sanksi, mulai dari pencabutan perizinan sampai dengan sanksi-sanksi lainnya,” imbuhnya.

Mantan Mendikbud itu meminta kepada Semua pihak agar menyadari betapa pentingnya menjaga jarak sosial atau social distancing. Hal ini bukan semata-mata untuk kepentingan pemerintah, maupun swasta. Ini ditujukan untuk seluruh warga.

“Kita melindungi semuanya dengan cara mengurangi aktivitas, dengan cara berada di rumah. Saya betul-betul berharap ini ditaati, sehingga kami tidak harus memberikan sanksinya,” pungkas Anies. (jpc/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...