PSBB Makassar Disetujui, Dewan: Jangan Setengah-Setengah, Ewako Pak Wali!

Kamis, 16 April 2020 14:46

Anggota DPRD Kota Makassar Azwar ST.

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengabulkan permohonan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kota Makassar dalam upaya menekan penularan Covid-19.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/257/2020, yang ditandatangani Menkes, Kamis (16/4/2020).

Terkait dikabulkannya PSBB itu, Anggota DPRD Kota Makassar Azwar ST mengaku senang dengan persetujuan tersebut. Ia juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah yang telah menetapkan PSBB di Makassar.

Azwar menyampaikan memang sudah sepantasnya Makassar diberlakukan PSBB sebagai langkah strategis menekan penyebaran corona. Pasalnya, Sulsel kini masuk dalam daftar lima provinsi dengan jumlah kasus Corona tertinggi di Indonesia. Jumlah kasus ini hanya lebih sedikit dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Banten. Sementara Kota Makassar menjadi episentrum utama penularan virus corona di Sulsel.

Azwar menilai saat ini yang harus dipikirkan adalah penerapan PSBB di lapangan dan antisipasi dampaknya terhadap masyarakat.

“Tentu PSBB lebih ketat lagi dari PSBK, makanya semua unsur pemangku kekuasaan di kota Makassar ini mesti dilibatkan. TNI, Polri, termasuk DPRD kota. Kesediaan logistik untuk masyarakat harus dipastikan terpenuhi selama berlakunya PSBB. Tidak boleh ada masyarakat yang kelaparan karena imbas PSBB ini,” tegas Azwar.

Legislator Fraksi PKS ini mendorong segera disusun aturan teknisnya melalui Peraturan Walikota (Perwali). Ia menyarankan, untuk mengikuti peraturan daerah lain yang telah lebih dahulu menerapkan PSBB. Yang paling penting adalah, mekanisme transportasi warga kota, dan ketegasan pada pihak-pihak yang melanggar aturan tersebut.

Komentar


VIDEO TERKINI