Di Puncak Gunung Jakan, Polisi Temukan Bom Milik Teroris Poso

Jumat, 17 April 2020 13:38

HASIL PENGGELEDAHAN: Kapolda Sulteng Irjen Syafril Nursal dan Kapolres Poso AKBP Darno memeriksa barang bukti yang disit...

FAJAR.CO.ID, POSO– Tim gabungan terus melacak jaringan dua teroris penyerang polisi yang ditembak mati di Poso. Polisi berhasil menemukan sebuah pondok yang menjadi tempat persembunyian para pelaku.

Berdasar pantauan Radar Sulteng, pondok itu berada di puncak Gunung Jakan, Lingkar Dalam Kota Poso, ruas Moengko–Lembomawo. Petugas telah menggeledah pondok tersebut dan menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya, amunisi, bom aktif, dan sebuah motor matik tanpa pelat nomor polisi.

Kapolres Poso AKBP Darno menyatakan, pondok yang digeledah itu merupakan tempat persembunyian dua teroris yang telah ditembak mati. ’’Di sana pula mereka berlindung saat baku tembak dengan pasukan gabungan Polri-TNI,’’ terangnya.

Sebagaimana diberitakan, seorang anggota polisi bernama Briptu Ilham Suhayar diserang dua teroris di depan Bank Mandiri Syariah, Poso, Rabu lalu (15/4). Briptu Ilham ditembak di bagian punggung. Dua teroris itu belakangan diketahui bernama Ali dan Muis. Mereka sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO). Ali dan Muis merupakan anggota kelompok Mujahid Indonesia Timur (MIT) Poso pimpinan Ali Kalora.

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Argo Yuwono menuturkan, dua pelaku ditembak mati karena melawan petugas yang mengejarnya. Mereka sempat menembaki petugas dan berupaya melemparkan bom molotov. Saat ini polisi masih memburu anggota MIT yang lain. ’’Operasi masih terus dilakukan,’’ paparnya. Terkait Briptu Ilham, lanjut Argo, kondisinya terus membaik. (jpc/fajar)

Bagikan berita ini:
9
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar