Dukung Program Ketahanan Pangan, Panglima Koopsau II Meninjau Pengolahan Lahan Milik TNI-AU

Jumat, 17 April 2020 23:53

Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Donny Ermawawan Taufanto, M.D.D, meninjau pengol...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –-  Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., meninjau pelaksanaan pengolahan lahan di Kompleks Perumahan TNI Angkatan Udara Panaikang, Jumat (17/4/2020).

Turut mendampingi Pangkoopsau II Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Koopsau II Letkol Sus Pedro R. Siegers, Ketua Kompleks Perumahan Panaikan Letkol Adm Fahril Bahnan dan beberapa perwira lainnya.

Kegiatan pengolahan lahan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dicanangkan Pangkoopsau II dalam rangka membantu pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan dengan memanfaatkan lahan kosong yang dimiliki Koopsau II, baik yang ada di sekitar kantor maupun di kompleks perumahan TNI Angkatan Udara.

Pada kesempatan ini, Pangkoopsau II mengatakan, lahan yang sudah diolah ini, nantinya akan ditanami jagung, singkong, sayur-sayuran, maupun tanaman lainnya. Dengan harapan, hasilnya bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok personel TNI Angkatan Udara khususnya, maupun masyarakat yang ada di sekitar Kompleks TNI Angkatan Udara.

“Oleh karena itu, diharapkan masyarakat juga bisa ikut berpartisipasi untuk melakukan hal yang sama, dengan memanfaatkan lahan yang mereka miliki seperti halaman dan pekarangan rumah. Minimal bisa menanam cabe dan sayur-sayuran,” imbuh Pangkoopsau II Donny Ermawan Taufanto.

Di samping itu, katanya lanjut, lahan kosong yang dimiliki Koopsau II di beberapa tempat lainnya, juga akan dimanfaatkan untuk tempat memelihara ternak, seperti sapi, kambing, mentok,  bebek, dan ayam, sekaligus membuat kolam untuk tempat memelihara ikan seperti ikan mas dan ikan lele.

Menurut Pangkoopsau II, pada saat sekarang, program ini sangat penting apalagi Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang dilanda  Covid-19, yang tidak menutup kemungkinan akan mengakibatkan terjadinya kelangkaan pangan di tengah-tengah masyarakat dan sekaligus menyebabkan terjadinya lonjakan harga yang tak terkendali.

“Semoga dengan program yang kita laksanakan ini dapat memenuhi kebutuhan pangan dan sekaligus menekan harga bahan pangan, sehingga masyarakat tetap mempunyai persediaan pangan dan tetap memiliki daya beli  karena harga bahan pangan tidak mengalami kenaikan karena ketersediaan pangan masih cukup memadai,” pungkas Donny Ermawan. (lis)

Komentar


VIDEO TERKINI