Insiden Tebas Parang Pemicunya Sepele, Gara-gara Berpapasan Mau Mandi

Personel kepolisian saat melakukan penyidikan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Yohanes (27) baru saja menebas Ardan (40) dan Muh Rijal (20), menggunakan sebilah parang. Ada masalah hingga membuat mereka bermusuhan.

Yohannes yang kini dijebloskan ke penjara karena perbuatannya itu mengakui, dua hari sebelum kejadian, pelaku dan korban terlibat masalah sepele.

“Dua hari sebelum kejadian, pernah ada selisih paham. Korban dan pelaku bersamaan mau mandi, sehingga terjadi pertengkaran. Berbuntut panjang karena dendam,” kata Kapolsek Rappocini, Kompol Andi Ashari, Jumat (17/4/2020).

Ketiganya hidup dalam satu rumah, di Jalan Rappocini, Lorong Lima, Nomor 189, Kota Makassar. Ardan dan Rijal adalah saudara kandung. Namun hubungannya dengan pelaku, polisi belum membeberkan soal itu.

“Belum bisa dimintai keterangannya. Mungkin masih stres,” ujar Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtjahyana saat dikonfirmasi.

Diketahui, Ardan dan Rijal adalah pekerja buruh bangunan. Sementara Yohanes adalah pengangguran. Informasi yang beredar, diduga peristiwa itu dipicu akibat dendam.

Namun akibat dari penganiayaan itu, kedua korban mengalami luka yang cukup serius. Hampir di sekujur tubuhnya berlumuran darah, setelah ditebas parang oleh pelaku.

Jumat, 17 April 2020, Ardan berpapasan dengan Yohanes. Mereka bertemu saat akan menuju ke dapur. Keduanya tampak emosi karena Ardan benci dengan tatapan Yohanes kepada dirinya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: