Kabar Bahagia! Ini Posisi Terkini Perpres Gaji dan Tunjangan PPPK

Jumat, 17 April 2020 09:25

Tenaga kesehatan honorer K2 yang lulus PPPK meminta pemerintah berikan kejelasan status. Foto: istimewa for JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Gaji dan Tunjangan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) saat ini sudah berada di Sekretariat Negara (Setneg).

Namun, masih ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum Perpres ini diteken Presiden Joko Widodo..

“Posisi (Rancangan) Perpres Gaji dan Tunjangan PPPK saat ini ada di Setneg. Kami sedang menunggu undangan rapat dari Setneg untuk membahas izin prakarsa,” kata Plt Deputi SDMKementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Teguh Wijinarko kepada JPNN (grup fajar.co.id), Kamis (16/4).

Dengan izin prakarsa itu, jelasnya, kementerian/lembaga bisa membahas rancangan Perpres tersebut.

Ada lima tahapan yang harus dilewati sebelum Rancangan Perpres tersebut diteken Presiden Joko Widodo untuk resmi menjadi perpres.

Tahapan pertama adalah Izin prinsip. Izin ini sudah ada sehingga lanjut ke tahapan kedua, izin prakarsa yang dikeluarkan Setneg. Setelah itu dilakukan harmonisasi.

Begitu harmonisasi selesai, draf Perpres dikembalikan ke Setneg. Kemudian Setneg menyerahkan drafnya ke masing-masing kementerian/lembaga terkait untuk diparaf.

Setelah semua menteri paraf, Rancangan perpres baru diajukan ke presiden.

“Aturannya seperti itu tetapi prosesnya bisa cepat bila Perpres-nya dirasakan urgent. Contohnya Perpres tentang penanganan Covid-19, itu prosesnya sangat singkat karena memang sifatnya sangat mendesak,” terangnya.

Perpres gaji dan tunjangan PPPK juga urgent. Sebab, kata Teguh, sudah setahun lebih pemerintah melakukan rekrutmen PPPK dan meluluskan 51 ribu orang dari honorer K2, yakni pada Februari 2019.

Bagikan berita ini:
3
2
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar