Langgar PSBB, Pemkot Makassar Siapkan Sanksi Tindak Pidana Ringan

Jumat, 17 April 2020 19:31

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar sebentar lagi akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Mengingat, Makassar sudah menjadi episentrum penyebaran covid-19 di Sulsel.

Kalau tidak ada halangan, pelaksanaan PSBB di Kota Makassar akan dilaksanakan 24 April hingga 7 Mei mendatang. Untuk saat ini Pemkot sementara melakukan sosialisasi untuk empat hari kedepan sampai tanggal 20 April, dan uji coba PSBB tiga hari setelahnya dari tanggal 21 hingga 23 April.

Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengatakan, sudah menyiapkan sanksi bagi siapa saja yang melanggar. Ada tiga Undang Undang (UU) yang disiapkan.

“Yang melanggar akan kena sanksi tegas sesuai UU yang berlaku yakni, UU karantina, UU transportasi, UU Pemda dan UU kepolisian sudah jelas sesuai berlaku,” kata Iqbal, Jumat (27/4/2020).

Ditanya mengenai adanya sanksi pidana bagi pelanggar. “Lebih baik sebenarnya Tindak Pidana Ringan (Tipiring) , makanya yang berperan di dalam Satpol PP nantinya, ujar Iqbal.

Disinggung mengenai teknis dan Standar Operasional Prosedur ( SOP) PSBB, pihaknya mengatakan masih menunggu Peraturan Walikota (Perwali).” Segera dibuat dalam 1-2 hari ini, yang ditindaklanjuti dengan keputusan Wali Kota mengenai juknis dan SOP,” jelasnya.

Sementara itu, ketua gugus tugas Covid-19 Makassar, Ismail Hajiali menyebut, saat ini Pemerintah Kota Makassar tengah membahas mengenai Perwali. “Sementara dibahas, sabarki’,” ucapnya. (ikbal/fajar)

Komentar