Proses Asimilasi Gratis, Yassona Janji Pecat Anggotanya Jika Kedapatan Pungli

Jumat, 17 April 2020 14:37

Menteri Hukum dan HAM, (Menkumham), Yasonna H. Laoly.

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Menteri Hukum dan HAM, (Menkumham), Yasonna H. Laoly mengancam akan memecat oknum anggotanya yang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang menjalani asimilasi dan integrasi sesuai Permenkumham 10 Tahun 2020.

Kepada seluruh masyarakat, ia berjanji akan menindak tegas oknum nakal tersebut. Yasonna juga meminta masyarakat berani melaporkan oknum nakal tersebut kepadanya melalui berbagai saluran yang tersedia, atau melalui jajaran di Ditjen Pemasyarakatan untuk memudahkan proses penindakan dan akan menjamin data pelapor dirahasiakan.

“Instruksi saya jelas, terbukti pungli saya pecat. Instruksi ini sudah saya sampaikan secara langsung lewat video conference kepada seluruh Kakanwil, Kadivpas, Kalapas, dan Karutan ” ujar Yasonna, melalui keterangan tertulis, Jumat (17/4/2020).

Yasonna menegaskan, Kemenkumham sudah melakukan investigasi dan menerjunkan tim ke daerah untuk menelusuri dugaan pungli tersebut. “Namun investigasi belum menemukan adanya pungli. Kalau ada yang tahu, tolong laporkan. Supaya mudah, silakan sampaikan lewat pesan di Instagram dan Facebook fan page saya,” kata Yasonna.

Sebelumnya, Yasonna sudah memberikan lima instruksi terkait pengeluaran WBP yang menjalani asimilasi dan integrasi. Pertama, tidak boleh ada pungutan liar, karena prosesnya gratis. Kedua, proses pengeluaran WBP asimilasi dan integrasi tidak boleh dipersulit.

“Mereka yang menjalani program ini adalah WBP yang sudah menjalani 2/3 masa hukuman, tidak menjalani subsider, bukan napi korupsi atau bandar narkoba atau kasus terorisme, berkelakuan baik selama dalam tahanan, dan ada jaminan dari keluarga,” jelas Menkumham.

Komentar


VIDEO TERKINI