Rahasia Pogba

Jumat, 17 April 2020 17:24

Paul Pogba di Manchester United/Michael Regan/Getty Images

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Masa depan Paul Pogba menjadi salah satu pemberitaan paling hangat dalam setahun terakhir. Saat ini, sulit memprediksi di mana pemain berjuluk Si Gurita tersebut akan bermain setelah musim 2019/2020 berakhir.

SEJAK kembali ke Manchester United pada 9 Agustus 2016 silam, Pogba yang dibeli dengan harga Rp1,8 triliun dari Juventus menyedot perhatian paling banyak di Old Trafford. Selain rekor transfernya, ia juga banyak disorot karena performa dan aksi-aksinya di luar lapangan.

Musim panas tahun lalu, ia ramai diberitakan akan hengkang ke Real Madrid. Saat itu, ia dilaporkan sudah membuat kesepakatan dengan Pelatih Madrid, Zinedine Zidane. Namun, rencana itu gagal lantaran United mendadak menaikkan harganya hingga 150 juta poundsterling jelang penutupan bursa transfer.

Setelah gagal berganti klub, Pogba yang sempat berseteru dengan Jose Mourinho dan terus menerus dikritik karena performanya dianggap jauh di bawah ekspektasi penggemar MU mengalami mimpi buruk. Pemain timnas Prancis itu dirundung cedera sejak awal musim dan hanya bermain delapan laga.

Di tengah semua kekecewaan fans dan derasnya kritikus menyerang Pogba, spekulasi soal masa depannya kembali mencuat. Sama seperti musim panas tahun lalu, Madrid dan Juventus muncul sebagai “pengganggu” Pogba.

Saat ini, satu persatu pemain MU muncul di media untuk mengumumkan harapan mereka agar pemenang Piala Dunia 2018 itu tak tergoda pindah klub. Bruno Fernades, pemain anyar MU juga berharap agar fans bisa lebih bersabar menyikapi situasi Pogba.

“Dia mulai berlatih bersama kami di minggu sebelum kami berhenti (akibat wabah corona). Jadi saya pikir ketika dia kembali dia akan mulai bermain, dan berada di tim. Lebih dari harapan, saya yakin apa yang dapat Paul berikan kepada kami, kepada tim,” kata Fernandes di situs resmi United.

“Saya pikir dia memiliki banyak hal untuk diberikan, dia memiliki banyak kualitas, dan saya pikir dengan energi positif di klub – karena kami memenangkan banyak pertandingan dan kami berada dalam momen yang baik – semua orang, para pendukung dan segalanya, mungkin akan lebih sabar dengan Paul,” lanjutnya.

Menurut Fernandes, ekspektasi orang pada Pogba sangat tinggi. Dengan kualitas yang ia miliki, penggemar menginginkan Pogba melakukan apa yang dilakukan Cristiano Ronaldo di Juventus atau Lionel Messi di Barcelona.

“Itu normal, karena para penggemar ingin menang. Sepak bola adalah tentang menang; ini bukan tentang bermain. Tapi kepercayaan diri di tim sekarang lebih besar. Jadi saya pikir Paul, ketika dia kembali, dia akan merasakan ini dan akan memberi lebih banyak untuk bulan-bulan berikutnya dan pertandingan berikutnya,” tandasnya.

Penyerang United, Odion Ighalo berharap sama. Ighalo percaya Pogba adalah pemain hebat dan yakin bahwa kombinasinya dengan Fernandes di lini tengah akan mampu mengembalikan kejayaan Setan Merah.

“Membayangkan ketika kita memiliki Pogba dan Bruno di lini tengah, maka Anda akan melihat tim yang berbeda. Manchester United akan menjadi luar biasa lagi, memenangkan pertandingan minggu demi minggu,” kata Ighalo dikutip dari Goal.

Pogba sejauh ini belum mengatakan apapun terkait masa depannya. Ia muncul di media pekan ini, namun hanya untuk menyerang balik para pengeritiknya. Kepada United Podcast, Pogba menegaskan ia heran performanya terus disoroti bahkan saat dirinya tak bermain akibat cedera.

“Kurasa mereka merindukanku, aku tidak tahu? Suatu hari mungkin saya akan menemui mereka dan bertanya karena saya benar-benar ingin tahu mengapa. Saya sedang melakukan pemulihan, saya bisa berada di tempat lain dan saya mendengar sesuatu tetapi saya hanya melakukan pemulihan, Anda tahu?” ujarnya.

Mantan bek Setan Merah, Mikael Silvestre, pekan lalu mengatakan, saat ini, pikiran Pogba sudah tidak lagi di MU. “Kita harus menunggu dan melihat, tetapi sepertinya kepalanya tidak lagi berada di United,” kata Silvestre dikutip dari Goal.

Agen Pogba, Mino Raiola sendiri beberapa waktu lalu mengatakan, kliennya sekarang berkonsentrasi mengakhiri musim bersama MU. “Paul sedang mengalami masa yang sulit. Kamu tidak bisa mengatakan apa yang akan terjadi,” tegasnya di MARCA. (amr)

DATA DIRI

Komentar


VIDEO TERKINI