Rudianto Lallo: Sebelum PSBB Digulirkan, Logistik Warga Harus Terpenuhi

Jumat, 17 April 2020 15:09

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo menekankan sebelum aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) digulirkan di Kota Makassar, kesiapan logistik untuk masyarakat harus benar-benar siap.

Kesiapan logistik tersebut setidaknya dapat terpenuhi selama 14 hari ke depan atau selama diberlakukannya PSBB.

“Bagaimana kesiapan logistik. Sampai hari ini pemerintah kota belum mendistribusikan bantuan logistik kepada warga. Jadi dengan diberlakukannya PSBB, pemkot harus siap memenuhi logistik masyarakat. Berkali-kali DPRD ingatkan soal ini. Jangan sampai pemkot abaikan ini,” tegas Rudianto Lallo di Kantor DPRD Makassar, Jumat (17/4/2020).

Pemenuhan logistik tersebut merupakan yang utama disamping adanya pengawasan ketat selama pelaksanaan PSBB. Pasalnya kata Rudi, selama PSBB berlangsung, perekonomian benar-benar akan tersendat.

“Karena sektor informal kita mati, ekonomi tersendak, pedagang kecil tidak boleh jualan, serta ribuan pekerja dirumahkan,” papar Rudi.

Rudi lalu menyampaikan, pada dasarnya PSBB di Makassar sudah dijalankan sejak Covid-19 masuk di Sulsel tapi masih sekedar himbauan misalnya anak sekolah diliburkan, tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan ditutup.

“Itu sebenarnya sudah masuk kriteria PSBB tapi belum ada payung hukumnya,” terangnya.

Dengan dikabulkannya oleh Menteri Kesehatan ditambah lagi dengan diterbitkannya Perwali tentu ke depannya akan ada penindakan. Yang sebelumnya tidak bisa ditindak karena tidak ada dasar hukumnya atau masih himbauan.

Komentar