Bela China, Prancis: Tak Ada Bukti Virus Corona dari Lab Wuhan

Sabtu, 18 April 2020 16:14

FOTO: AFP AKTIVITAS PASIEN DI RS WUHAN: Seorang pria yang terinfeksi virus corona tengah melakukan aktivitas di rumah sakit di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Muncul kabar direktur rumah sakit setempat wafat yang diyakini akibat epidemi virus mematikan itu.

FAJAR.CO.ID, PARIS– Saat Amerika Serikat masih bersikeras untuk menyelidiki kebenaran virus Korona berasal dari laboratorium di Wuhan, Prancis sebaliknya. Pemerintahan nagara itu sependapat dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengatakan tidak ada bukti virus Korona jenis baru dengan laboratorium di Wuhan.

Prancis pada Jumat (17/4/2020) menyebutkan bahwa tidak ada bukti sejauh ini yang mengkaitkan virus Korona dengan hasil laboratorium penelitian P4 di Wuhan, China (Tiongkok), tempat awal kemunculan virus tersebut.

“Kami akan memperjelas bahwa hingga saat ini tidak ada bukti nyata yang menguatkan informasi, yang marak di pemberitaan Amerika Serikat baru-baru ini bahwa terdapat kaitan asal mula Covid-19 dengan hasil laboratorium P4 di Wuhan,” sebut salah seorang pejabat di kantor Presiden Emmanuel Macron.

Pada 2014, Prancis menandatangani perjanjian dengan Tiongkok untuk membangun laboratorium penelitian tentang penyakit menular biosafety level 4 yang merupakan level tertinggi, di Wuhan. Hal itu menurut surat keputusan Prancis yang diteken oleh menteri luar negeri saat itu, Michel Barnier.

Bagikan berita ini:
9
4
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar