Cerita Tenaga Medis Tangani Pasien Covid-19

Sabtu, 18 April 2020 13:29

LELAH FISIK, PSIKIS APALAGI: Paramedis di National Hospital Surabaya ini ditugaskan di IGD tambahan untuk melayani pasie...

FAJAR.CO.ID,SURABAYA– Datang virus SARS jenis baru ini memang membuat waswas banyak paramedis. “Karena kami masih nggak tahu harus seperti apa. Semuanya baru,” ucap Fitriana Amd Kep, perawat di National Hospital Surabaya.

Selain lelah fisik, tekanan psikis itu tak kalah berat. Membuat sejumlah rekan Fitri tumbang karena sakit. Terutama pada masa awal mereka ditempatkan di IGD tambahan khusus pasien Covid-19.

Mendadak mereka jadi mudah lelah, pusing, pegal, hingga demam. Sakit itu terjadi bergiliran. Namun, mereka tidak menyerah. “Ini sudah profesi pilihan saya,” tegas Fitri.

Tiap hari mereka harus menghadapi beragam jenis pasien. Tindakan yang dilakukan juga beragam. Mulai pengambilan sampel darah dan swab hingga penanganan kedaruratan. ’’Kalau hanya gawat, kami memang harus terlatih menangani. Tapi, Covid-19 ini juga menambah beban lain,’’ ujar dr Go Jong Tien.

Tim dokter tak jarang harus mencarikan rujukan rumah sakit lain untuk penanganan kasus. Jangan berpikir bahwa hal tersebut cuma perkara administrasi. Pemilihan rujukan juga berdasar keakutan gejala yang dialami pasien. “Kami rasa RS ini yang bisa tangani. Pas dicek, ternyata penuh. Atau kosong, ternyata harganya nggak cocok bagi pasien,” ungkapnya. Kalau sudah begitu, dokter dan perawat harus mengulang lagi pencarian dari awal.

Kadang Go berjaga melebihi jam sifnya. Bahkan, tak jarang dia bekerja sampai satu setengah sif karena pasien yang ditangani belum mendapat rujukan. ’’Meski ngantuk, ya diteruskan. Kan tanggung jawab, to? Mbelani tidak tidur meski sudah ada dokter sif selanjutnya,’’ ucapnya.

Komentar


VIDEO TERKINI