Danyon Brimob Minta Perketat Pemeriksaan dari Makassar, Maros, dan Soppeng

Sabtu, 18 April 2020 20:47

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, BONE — Kota Makassar sudah akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Meski begitu daerah pun tidak ketinggalan. Bukan PSBB, tetapi memperkuat penjagaan diperbatasan dengan melibatkan Brimob.

Sejak Indonesia berstatus pandemi virus Corona atau Covid-19 tiap daerah menerapkan standar pengamanan kesehatan tinggi, termasuk di Bumi Arung Palakka, Kabupaten Bone.

Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan mengatakan, mendatangi pos perbatasan ini adalah untuk memberikan semangat kepada petugas posko yang telah melaksanakan tugas pencegahan dan antisipasi Covid-19.

“Kita mengecek personel dan kesiapan pos batas dalam melayani masyarakat yang masuk di Bone. Dan tentunya memberi dukungan moril kepada petugas di pos,” katanya Sabtu (18/4/2020)

Kata dia, ada dua posko yang menjadi fokusnya dalam mengecek yakni pos perbatasan Bone Maros di Kecamatan Libureng, dan pos perbatasan Bone Soppeng di Kecamatan Lamuru.

Apalagi, Soppeng baru-baru ini sudah ada pasien PDP yang meninggal. Belakangan baru diketahui hasil tes swabnya yang positif. Termasuk yang dari Makassar, Maros juga harus diperketat karena dari daerah pandemi atau zona merah Covid-19

“Tentu dengan adanya daerah yang sudah ada positif, kita harus perketat pemeriksaan di perbatasan. Yang dari daerah sana (Soppeng, red) harus diperiksa baik-baik. Tidak boleh tidak,” jelasnya. (agung/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI