Kebijakan Lockdown, Dua Pengusaha Harus Rela Tidur di Mobil 21 Hari

Sabtu, 18 April 2020 11:49

Warga permukiman kumuh di Mumbai mengeluhkan kebijakan lockdown yang diterapkan pemerintah India dalam rangka melawan vi...

FAJAR.CO.ID,GUJARAT – Ashiq Hussain dan Mohammed Thakeen tak menyangka kebijakan lockdown menjadi mimpi buruk bagi mereka. Betapa tidak, kedua pria ini harus rela tinggal di mobil miliknya selama 21 hari lantaran kebijakan itu.

Dua pria asal desa Samethadka dan desa Kemminje, Puttur, Dakshina Kannada, India itu harus tidur di mobil mungilnya, Nissan Micra.

Kejadian ini bermula saat Hussain dan Thekeen hendak melakukan perjalanan bisnis. Dua pengusaha itu pergi untuk mencari pasar komiditas areca nut.

Pekerjaan mereka sejatinya sudah selesai pada 20 Maret 2020 lalu. Namun, ketika mereka ingin melakukan perjalanan pulang ke tempat asalnya, diberhentikan oleh petugas di sebuah pos pemeriksaan di Umbergaon, Valsad di Gujarat.

Perjalanan mereka terhenti pada 23 Maret 2020 lalu di mana pemerintah India mengumumkan kebijakan penguncian atau lockdown yang diterapkan keesokan harinya (24/3) dan akan diperpanjangan hingga 3 Mei 2020.

Kedua pengusahan itu pun tidak bisa melakukan perjalanan dan akhirnya mereka menepi kendaraan di dekat pos. Sejak itu mereka pasrah dan memilih tinggal sementara di mobilnya.

Untuk kebutuhan makanan, toilet dan obat-obatan, mereka dibantu oleh pemilik restoran terdekat.Selain itu, warga setempat juga membantu menyediakan makanan dan obat-obatan.

“Kami juga mendapat bantuan dari pemilik restoran terdekat memungkinkan kami menggunakan kamar mandi dan toilet. Kalau soal tidur kami terpaksa tidur di mobil selama 21 hari terakhir,” katanya seperti lansir Times Of India, Sabtu (18/4).

Komentar