Maksimalkan PSBB, Komisi V Dukung KRL Jabodetabek Setop Sementara

Sabtu, 18 April 2020 21:11

Kereta Rel Listrik (KRL).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Guna memaksimalkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jabodetabek, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengusulkan operasi Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line diberhentikan sementara untuk menekan penyebaran virus corona.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, mendukung usulan tersebut. Menurut Syarief, jika operasi KRL tetap berjalan normal dan terjadi penumpukan penumpang, maka aturan PSBB di Ibu Kota Negara menjadi tidak efektif mengatasi wabah tersebut.

“Itu langkah yang tepat dalam rangka mengefektifkan physical distancing (jaga jarak). Harus ada pengaturan jarak, sebab kalau nantinya sampai terjadi seperti penumpukan penumpang di KRL maka saya kira sia-sia saja PSBB. Kenapa? Karena ketentuan-ketentuan tidak dipatuhi,” ujar Syarief dalam keterangan pers, Jumat (17/4/2020).

Oleh sebab itu, Syarif berharap usulan Anies kepada Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Panjaitan dapat direstui. Agar, wilayah DKI Jakarta dan kota penyangganya bisa cepat mengatasi virus Covid-19.

“Kami dari Komisi V DPR RI sudah lama meminta penghentian KRL sementara. Namun disayangkan, hingga saat ini Plt. Menhub masih bersikeras terhadap keputusannya untuk KRL tidak perlu distop. Kami berharap, Plt. Menhub memiliki pendekatan ideologi yang sama dengan Menkes,” papar politisi F-NasDem tersebut.

Di sisi lain, terkait dampak ke pekerja yang biasa menggunakan KRL untuk menuju kantornya di Jakarta, Syarief berharap ada solusi terbaik dari perusahaan tersebut.

Komentar


VIDEO TERKINI