Patung Dewa Perang Rp2,5 M Roboh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 18 April 2020 14:10

Patung Dewa Perang Kong Co Kwan Sing Tee Koen di kompleks Klenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur, Runtuh. (IST)

FAJAR.CO.ID, TUBAN– Polisi masih menyelidiki penyebab runtuhnya patung dewa perang Kwan Sing Tee Koen berukuran 30 meter di Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur.

Aparat setempat pun memasang garis polisi di sekitar patung yang dibangun pada 2017 itu.

“Kami masih lidik, kami juga sudah pasang garis polisi di sekitar lokasi,” kata Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono.

Menurut keterangan pengurus kelenteng, kata Ruruh, penyebab robohnya patung tersebut akibat angin dan cuaca panas hujan.

“Tetapi beruntung tidak ada korban jiwa,” ujar AKBP Ruruh Wicaksono.

Diketahui, patung dewa perang yang diklaim tertinggi di Asia Tenggara itu runtuh pada Kamis (16/4).

Dalam video yang beredar diperlihatkan posisi patung yang masih utuh, kemudian secara cepat dalam hitungan detik runtuh, dan hanya meninggalkan bagian pedang dari patung serta kerangka/tulang bangunan yang menyangga patung tersebut.

Robohnya patung yang dibangun menghadap ke laut itu sempat membuat masyarakat sekitar gempar. Sebab, suaranya seperti pesawat jatuh, dan tanpa adanya tanda-tanda sebelum runtuh.

Patung yang konon menghabiskan Rp 2,5 miliar itu merupakan perwujudan Dewa Panglima Perang Tiongkok, Konco Kwan Sing Tee Koen, dengan dominasi warga merah hijau. (antara/jpnn/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI