Pulau Jawa Paling Parah Terkena Dampak Ekonomi karena Covid-19

Sabtu, 18 April 2020 20:14

Puluhan warga menutup Jalur Lingkar Luar Timur (JLLT) di kawasan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timu...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, pandemi Covid-19 telah menggerogoti sektor perekonomian nasional. Hingga saat ini, setidaknya sebanyak 5.516 orang positif terinfeksi wabah virus ini dengan penyebaran terbanyak di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Banten.

Menkeu menyebut, dampak perekonomian terbesar terjadi di pulau Jawa yang berkontribusi mencapai 57 persen.

“Ini yang mempengaruhi cukup besar terhadap prospek ekonomi dan kegiatan masyarakat,” ujar Sri Mulyani a dalam video conference, Jumat (17/4).

Sri Mulyani menjelaskan, apalagi, virus pandemi tersebut telah menyebar lebih dari 200 negara, termasuk negara adidaya Amerika Serikat (AS) yang menjadi paling tinggi setelah Tiongkok, Korea Selatan, Iran dan Italia, Spanyol, Inggris.

Ia menambahkan, seluruh negara tengah berusaha keras untuk menangani penyebaran dan meredam dampak virus Covid-19 sehingga roda perekonomian kembali berputar.

“Semua negara berusaha untuk menanggulangi pandemi dari sisi total jumlah kasus yang meningkat biasanya secara eksponensial pada minggu atau bulan petama. Ini berupaya membuat lebih landai dari kurva penyebaran,” tutupnya.

Komentar


VIDEO TERKINI