Ray Suryadi: Persebaran Covid-19 Sulit Diberangus Jika Data Pasien Tidak Dibuka

Sabtu, 18 April 2020 19:29

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Makassar tidak lama lagi bakal digulirkan. Kurang dari sepekan segala pembatasan akan diberlakukan demi memutus laju persebaran virus Covid-19.

Namun, satu hal yang menjadi catatan DPRD Kota Makassar adalah akan lebih mudah memberangus pandemi ini jika data pasien yang terpapar corona dibuka. Setidaknya kepada camat atau lurah.

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Ray Suryadi Arsyad, mengaku heran hingga saat ini pemerintah kota belum mau menjabarkan data pasien baik Orang dalam Pemantauan (ODP), Pasien dalam Perawatan (PDP), maupun positif terinfeksi corona.

Ia menilai kebijakan menutupi data pasien justru akan menyulitkan camat, lurah maupun RT/RW dalam mengantisipasi penyebaran virus di wilayahnya masing-masing.

“Sebenarnya kita ingin pemerintah memberi jaminan hidup kepada masyarakat yang berstatus ODP dan PDP, tapi tidak ada data soal mereka, dimana mereka itu tinggal. Setidaknya data itu diberikan ke camat, lurah atau RT/RW agar mereka bisa menyusun strategi supaya warga lainnya yang sehat tidak terpapar,” jelas Ray di kantor DPRD Makassar, Jumat (17/4/2020).

Politisi Partai Demokrat ini mendesak pemerintah kota segera memberi data tersebut kepada seluruh camat. Agar para perangkat ini bisa langsung mengambil langkah taktis baik dari segi pencegahan, sosialisasi warga hingga pendistribusian bantuan.

Komentar


VIDEO TERKINI