Rumah Sakit Darurat Covid-19 Sayang Bunda Sudah Rawat 710 Pasien

RS Sayang Bunda

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rumah Sakit Sayang Bunda yang telah ditunjuk sebagai rumah sakit darurat Covid-19 Kota Makassar kini telah beroperasi selama 22 hari, sejak 25 Maret hingga 16 April telah merawat 710 pasien.

Salah satu Dokter yang menangani pasien di RS Sayang Bunda, dr Hisbullah mengatakan 710 pasien tersebut telah melakukan skrining prehospital berupa suatu pemeriksaan fisis laboratorium dan foto thorax.

“Dari 710 itu jumlah pasien Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 67 orang Pasien Orang Dalam Pemantauan (ODP) 193 orang, dan pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) 48 Orang dan tidak dapat disimpulkan sebanyak 370 orang,” kata dr Hisbullah, Jumat (17/4/2020).

Sementara untuk pasien positif, dr Hisbullah menyebutkan masih dalam pengumpulan data. Sebab tes swab tidak dilakukan di RS Sayang Bunda tapi dikirim ke laboratorium Unhas. Adapun pasien pasien proses pemantauan itu berjumlah 496 orang.

“Jadi Maksudnya di antara 710 yang datang periksa ini itu kami membentuk satu tim tracking yang memantau kondisi perkembangan pasien yang pulang. Baik yang karantina mandiri ataupun yang dirujuk itu tetap dalam pemantauan dengan membentuk satu tim tracking berjumlah sekitar 40 orang,” paparnya.

Dirinya mengaku di antara 496 orang itu sejumlah 184 orang itu lepas dari pemantauan. “Artinya gejalanya dinyatakan sudah hilang. Jadi biasanya dia datang demam batuk pilek sesak yang sudah menjalani karantina mandiri. 184 orang-orang ini yang kita karantina Mandiri plus dikirim obat melalui ojek online,” terangnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar