Status PDP yang Meninggal, Tidak Masuk dalam Data Korban Covid-19

Sabtu, 18 April 2020 21:27

Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (Dok. BNPB)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pasien yang sudah sembuh tidak akan menularkan virus korona. ‎Sehingga Yurianto mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari virus korona ini.

‎”Kemudian kami mohon kepada masyarakat untuk paham betul, bahwa pasien-pasien Covid-19 yang sudah sembuh, mereka sudah tidak akan menularkan penyakitnya lagi,” ujar Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (18/4).

Lebih lanjut Yuri mengatakan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia, namun belum terkonfirmasi positif atau negatif Covid-19 tetap dimasukkan dalam data PDP. Pasien meninggal tersebut tidak akan masuk dalam daftar korban meninggal karena Covid-19.

“Kasus PDP yang belum terkonfirmasi Covid-19 maka tidak akan kita catat sebagai jenazah Covid-19. Ini yang harus kita pahami supaya tidak semua kasus meninggal di era sekarang selalu dikonotasikan Covid-19,” imbuhnya.

Kemudian, mengenai jenazah yang dimakamkan sesuai protokol penanganan Covid-19, belum tentu bahwa jenazah tersebut benar-benar meninggal karena Covid-19. Pria yang akrab disapa Yuri itu meminta masyarakat memperhatikan hal ini.

“Bahwa jenazah yang dimakamkan dengan tata laksana pada pengelolaan penyakit menular, itu belum pasti jenazah Covid-19,” ungkapnya.

“Hal yang sama juga kita lakukan apabila jenazah itu meninggal karena HIV AIDS, karena Hepatitis B, karena Ebola, karena Difteri, karena Covid-19. Semua akan mendapatkan perlakuan yang sama,” tambahnya.

Komentar


VIDEO TERKINI