7 Pemain Akan Dikorbankan Barcelona untuk Barter

Senin, 20 April 2020 15:43

Arturo Vidal/MARCA

FAJAR.CO.ID, BARCELONA—Barcelona mengalami krisis keuangan yang cukup parah di tengah pandemi virus corona. Untuk membenahi skuat mereka musim depan, Raksasa Catalan kini menyiapkan tujuh pemain sebagai alat barter.

Ketujuh pemain tersebut adalah Samuel Umtiti, Jean-Clair Todibo, Ousmane Dembele, Arturo Vidal, Arthur, Carles Alena, dan Marc Cucurella. Tiga nama pertama disiapkan untuk alat pertukaran Neymar. Sedangkan empat lainnya untuk Lautaro Martinez.

Barcelona membutuhkan dana tunai hingga 150 juta euro untuk menebus Neymar dari Paris saint Germain (PSG). Sementara Martinez hanya bisa didapatkan Blaugrana jika mereka membayar klausul pelepasannya yang mencapai angka 111 juta euro kepada Inter Milan.

Menurut Mundo Deportivo, jika harus memakai uang tunai, Barcelona tidak akan mampu memboyong keduanya ke Camp Nou, musim panas mendatang. Karena itu, seperti dikutip dari Football Espana dan Football Italia, Barca mempertimbangkan kesepakatan pertukaran pemain.

Menurut laporan tersebut, PSG awalnya meminta 200 juta euro untuk peminat Neymar yang sejak tahun lalu ngotot kembali ke Spanyol. Namun saat ini, klub Prancis itu sudah menurunkan harga kapten tim nasional Brasil itu menjadi 150 juta euro.

Namun, Barcelona masih kesulitan memenuhi angka tersebut. Makanya, Blaugrana berusaha mengurangi anggaran transfer Neymar dengan membuat menegosiasikan penyertaan pemain dalam kesepakatan uang tunai untuk pemain berusia 28 tahun tersebut.

Todibo saat ini sedang dipinjamkan ke klub Bundelisga Schalke 04, dengan klub Jerman memegang opsi pembelian di akhir musim. Demikian juga dengan Perez yang musim dingin lalu dikirim ke AS Roma.

Sedangkan Umtiti, Dembele, Vidal, Arthur, serta Cucurella masih di skuat Quique Setien. Khusus Dembele, ia kini tengah dalam proses pemulihan hamstring yang dialaminya Februari lalu saat sedang berlatih pasca cedera lainnya di akhir tahun lalu.

“Barcelona memiliki hutang besar yang berusaha disembunyikan klub. Mereka memiliki hutang jangka pendek yang tidak dapat dilunasi sehingga dengan pandemi situasi akan memburuk, mengingat pendapatan berkurang,” kata Anggota klub Barca, Jaume Roures kepada ABC.

Ia menegaskan bahwa transfer besar, mustahil bisa dilakukan Barcelona dengan situasi keuangan yang buruk seperti saat ini. “Untuk mimpi Neymar, tidak ada uang untuk membelinya,” tegasnya pengusaha tersebut.

Roures kini berharap anggota klub lain menjadikan krisis ini sebagai pertimbangan dalam pemilihan presiden mendatang. “Ketika pemilihan berlangsung, anggota kami harus memikirkan apa yang terbaik untuk klub, tidak hanya pada level olahraga, tetapi juga pada finansial dan korporat,” tandasnya. (amr)

Bagikan berita ini:
8
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar