DPR Desak Pemerintah Atasi Kelangkaan dan Stabilkan Harga Gas Elpiji

Senin, 20 April 2020 13:30

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Selama masa pandemi, masyarakat diharuskan karantina mandiri di rumah, bekerja dan berkegiatan dari rumah. Kebutuhan akan gas elpiji pun cenderung meningkat.

Anggota Komisi VI DPR RI Lamhot Sinaga menemukan kelangkaan gas elpiji 3 kg di tengah-tengah masyarakat. Merespon keluhan warga tersebut, ia mendorong Perusahaan Gas Negara (PGN) segera mengatasi permasalahan ini. Ditakutkan jika terus berlarut, akan terjadi konflik sosial di masayarakat.

Tak hanya langka, Lamhot Sinaga juga menemukan ketidakstabilan harga gas elpiji. Menurutnya masyarakat sudah mengalami kesulitan di masa pandemi dan hal itu merupakan tanggung jawab negara.

Dalam rapat antara Komisi VI DPR RI dengan BUMN sektor energi seperti Pertamina, PLN, dan PGN yang diselenggarakan secara virtual, Lamhot menjelaskan bahwa fakta-fakta tersebut terekam ketika dirinya melakukan kunjungan ke masyarakat dan mendapati kesulitan masyarakat di tengah mengikuti arahan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Ketika saya turun ke masyarakat, apa yang terjadi pada kondisi darurat ini adalah masyarakat mengalami kelangkaan gas khususnya yang 3 kg. Pada saat ini kita tahu seluruh masyarakat sudah menyerbu gas subsidi itu sebagai dampak Covid-19. Sementara kuota-kuota yang diberikan kepada masyarakat melalui kabupaten kota sangat terbatas,” terang politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Lamhot menjelaskan bahwa apabila PGN atau Pertamina tidak segera merespon persoalan yang terjadi di akar rumput, maka menurutnya akan segera terjadi permasalahan sosial.

Komentar


VIDEO TERKINI