Ini Sanksi Pelanggar PSBB di Kota Makassar

Senin, 20 April 2020 17:49

Sanksi Pelanggar PSBB di Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar sudah menentukan sanksi bagi masyarakat yang melanggar pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali, mengatakan sanksi tersebut sudah jelas diatur dalam Peraturan Walikota (Perwali).

“Sesuai dalam Perwali nanti, dasar penerapan PSBB setiap orang yang melakukan pelanggaran, akan dikenakan sanksi,” kata Ismail, Senin (20/4/2020).

Menurut Ismail, tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk melanggar dikarenakan sudah dilakukan sosialisasi sebelumnya.

Lebih jauh, ia mengatakan, penindakan yang akan dilakukan kepada warga yang melanggar aturan PSBB tersebut, adalah tindakan persuasif terlebih dahulu.

Adapun tindakan tegas kepada warga yang melanggar adalah pembubaran secara paksa dengan penyemprotan dengan air seperti yang dilakukan di Jakarta.

“Hampir sama dengan di Jakarta, penindakan dengan menyemprotkan air. Sementara kalau toko non sembako yang tetap beroperasi jika ditemukan kami akan tutup paksa,” ujarnya.

Ismail menambahkan, tindakan tegas lain yang akan dilakukan dalam penerapan PSBB nantinya, seperti menurunkan secara paksa penumpang kendaraan roda dua, termasuk penumpang mobil yang melebihi batas aturan kapasitas.

“Bisa memberhentikan kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak sesuai yang diatur dalam perwali. kalau dilarang berboncengan bisa dikasi turun oleh aparat, termasuk mobil,” terangnya. (ikbal/fajar)

Bagikan berita ini:
2
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar