Kisah Nelayan Pekalongan, Rela Jalani Isolasi Mandiri 14 Hari di Tengah Laut

Senin, 20 April 2020 09:49

”Tapi dengan catatan harus mau diperiksa kesehatannya serta melakukan karantina mandiri di tengah laut,” terang Sarpan.

Dia mengatakan, pelonggaran aturan karena faktor ekonomi agar nelayan tetap bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan. ”Kebijakan pelonggaran aturan ini murni alasan ekonomi, jadi nelayan luar boleh masuk asal melakukan karantina di laut. Dalam kondisi seperti ini, nelayan juga terkena dampak secara ekonomi,” tutur Sarpan.

Sementara itu, Sekretaris Camat Girisubo Arif Yahya menjelaskan, kedatangan rombongan nelayan asal Pekalongan dikawal aparat TNI dan Polri. Selain itu, para nelayan juga mau mematuhi untuk melakukan karantina di laut. Selama melaut para nelayan juga diwajibkan memakai masker serta menjaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

”Meski berada di laut, tapi kondisi kesehatannya terus dipantau. Selain itu, nelayan juga harus rajin cuci tangan untuk menghindari potensi penyebaran penyakit,” kata Arif. (antara/jpc/fajar)

Komentar