Penderita DBD Naik Drastis, Pemerintah Didesak Gaungkan Gerakan 3M

Senin, 20 April 2020 15:08

Ilustrasi DBD

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Tingginya curah hujan terutama di wilayah endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) dikhawatirkan akan semakin memudahkan nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak. Untuk itu, perlu dilakukan berbagai upaya dalam mengantisipasi penyebaran DBD.

Anggota Komisi IX DPR RI Saniatul Lativa menyampaikan yang perlu dilakukan pemerintah ialah mengedepankan preventif dan terus mensosialisasi gerakan menguras, menutup dan mendaur ulang (3M) Plus cara lain kegiatan pencegahan DBD.

“Gerakan 3M Plus perlu terus digaungkan, agar masyarakat melakukan himbauan tersebut, mulai dari menguras tempat-tempat penampungan air seminggu sekali, menutup rapat tempat-tempat penampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air yang dapat dijadikan sebagai wadah bertelurnya nyamuk DBD,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin (20/4/2020).

Sani menyampaikan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR RI 14 April lalu, jumlah kasus DBD di Indonesia mengalami lonjakan drastis sejak awal tahun 2020 yang menembus angka 16 ribu pada periode Januari hingga awal Maret tahun ini.

Untuk itu, legislator Fraksi Partai Golkar itu juga menghimbau masyarakat melakukan gerakan satu keluarga satu jumantik.

“Mari kita gerakkan dalam keluarga setidaknya satu juru pemantau jentik (jumantik) ini merupakan kepedulian masing-masing keluarga untuk turut andil dalam pencegahan DBD,” tuturnya.

Komentar


VIDEO TERKINI