PSBB Jakarta Sudah 10 Hari, Ini Gambaran Perusahaan dan Tenaga Kerja

Senin, 20 April 2020 14:10

Warga Jakarta harus mematuhi aturan selama PSBB. Foto: Natalia Laurens/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kebijakan itu dimulai sejak 10 April lalu. Lantas apa saja hasilnya setelah sepulih hari pelaksanaan PSBB di ibu kota?

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah‎ mengatakan, sampai dengan 20 April 2020 ini ada sebanyak 3.725 perusahaan yang telah melaksanakan program Work From Home (WFH) atau PSBB.

“Jadi jumlah pelaporan perusahaan yang telah melakukan WFH atau PSBB sampai dengan 20 April 2020 sebanyak 3.725 perusahaan,” ujar Andri Yansah kepada JawaPos.com, Senin (20/4).

Selanjutnya Andri mengatakan, untuk Kategori I yakni penghentian seluruh kegiatan ada 1.306 perusahaan dengan 180.370 tenaga kerja. Kemudian untuk Kategori II yakni pengurangan sebagian kegiatan ada 2.419 perusahaan dengan 848.506 tenaga kerja.

“Jadi ada 2.419 perusahaan dan 846.5050 tenaga kerja untuk Kategori II,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih mencari cara untuk mengatasi pandemi virus Korona atau Covid-19 di ibu kota ini. Salah satunya tidak menutup kemungkinan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan diperpanjang.

Menurut Anies, PSBB yang dilakukan hanya 14 hari masih belum memutus rantai penularan virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok itu.

“Lalu bahwa pembatasan ini memang menurut Peraturan Menkes, itu diberlakukan selama 14 hari. Padahal dalam kenyataannya wabah seperti ini tidak bisa selesai dalam 14 hari. Karena itu hampir pasti PSBB harus diperpanjang,” ujar Anies.

Bagikan berita ini:
1
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar