Tinjau Industri Pengelolaan, Mentan Pastikan Stok dan Harga Jagung Terkendali

Senin, 20 April 2020 09:05

Mentan SyahrulYasin Limpo meninjau industri pengelolaan jagung di Makassar.

Selain jagung, Syahrul juga ingin memastikan peternakan ayam di Sulsel berjalan normal. Baik dari ketersedian pakan hingga harga.

Senior Vice Preaident PT CPI, Cristian Tiono, pun menegaskan sejak industri ini beroperasi 2008 hingga sekarang, CPI tidak pernah menolak jagung petani. “Siapa pun boleh, harga pun jelas, dan terbuka,” katanya.

Saat ini harga dibeli Rp3.100 atau harga dibayar sesuai kualitas jagung. “Karena kualitas jagung itu memengaruhi pakan. Pakan yang tidak baik, maka ayam, sapi, dan sebaikanya juga ikut tidak baik,” katanya.

Sebab itu, sejak 2009 pihak CPI diakui terus berkeliling mengedukasi petani jagung di Sulsel supaya bisa memahami penananganan pasca panen. “Jangan sampai dibawa, lalu ditolak karena tidak memenuhi standar,” katanya.

Pihaknya pun berkomitmen siap membeli berapa pun dari petani. Sebab kapasitas produksi CPI sudah cukup besar.

Sekarang, CPI bisa memproduksi pakan sekira 40 ribu ton per bulan. Produksi teraebut sudah mensuplai seluruh wilayah Sulawesi, Kalimantan, NTT, Bali, dan Papua.

Bagikan berita ini:
3
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar