Warga Mendukung, asal Pangan Terjamin

Senin, 20 April 2020 13:31

Grafis/fajar

Sineas film Sulsel Rusmin Nuryadin mengatakan Covid-19 tak hanya membatalkan sejumlah judul film untuk ditayangkan di bioskop. Namun, juga membatalkan syuting film baru. PSBB perlu didukung.

“Semoga masyarakat Kota Makassar dapat mematuhi larangan larangan yang ditetapkan,” tutur sutradara “Jalangkote Rasa Keju” ini.

Support Tionghoa

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulsel Wilianto Tanta mengatakan sebagai warga negara yang baik, wajib mematuhi PSBB. Harapannya, setelah PSBB, wabah ini berhenti. Semua bisa beraktivitas kembali secara normal. Roda ekonomi kembali berputar. Pengusaha bisa menjalankan bisnisnya dengan aman.

Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (Inti) Sulsel Peter Gozal mengatakan sekarang kondisinya makin parah. Setiap hari, pasien terus bertambah. SPBB adalah jalan tepat.

“Kita harus selalu punya harapan bahwa semua akan segera selesai,” katanya.

Namun, sebelum PSBB diterapkan, kebutuhan pokok masyarakat harus dipastikan tersedia. “Kami sangat dukung dengan catatan kebutuhan pokok terjamin. Itu penting,” katanya.

Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Sulsel Henry Sumitomo berharap warga lebih patuh. “Karena Covid-19 di Makassar peringkat ke-4 di Indonesia.” katanya.

Tokoh Pemuda Tinghoa Erfan Sutuno meminta masyarakat tidak berpikir bahwa pemerintah membatasi mereka mencari nafkah. “Jangan sampai pemerintah dihujat. Padahal, langkah ini adalah untuk masyarakat sendiri,” kata pemuda yang juga Ketua Generasi Muda Inti Sulsel ini. (tam-wis-mum)

Komentar