34 Perusahaan Pelanggar PSBB Ditutup

Selasa, 21 April 2020 22:55

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta telah menghentikan operasional 34 perusahaan sejak Gubernur Anies Baswedan menetapkan berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 10 April lalu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah menyebutkan, penutupan itu dilakukan karena perusahaan-perusahaan tersebut tak memenuhi aturan PSBB berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020.

“34 perusahaan ditutup hingga PSBB selesai, yaitu 23 April 2020,” kata Andri di Jakarta, Selasa (21/4).

Dalam Pasal 10 Pergub Nomor 33 Tahun 2020 dijelaskan hanya ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB.

Sebelas sektor itu adalah kesehatan, bahan pangan/makanan/minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu serta kebutuhan sehari-hari.

Adapun 34 perusahaan yang ditutup tersebar di empat wilayah, yakni sembilan perusahaan di Jakarta Pusat, 14 perusahaan di Jakarta Barat, empat perusahaan di Jakarta Utara, enam perusahaan di Jakarta Selatan dan satu di Jakarta Timur.

Bagikan berita ini:
10
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar