Ada Klaim Virus Korona Menular Lewat Buang Angin, Begini Penjelasannya

Selasa, 21 April 2020 09:10

ILUSTRASI

Dokter Tagg menambahkan bahwa tes sebelumnya telah menunjukkan kentut memiliki kekuatan untuk menyemprotkan virus jarak jauh. Namun, dokter masih membutuhkan lebih banyak bukti.

“Jadi, ingatlah untuk selalu mengenakan APD yang tepat dan tetap aman,” katanya.

Terlepas dari saran dr Tagg, dr Sarah Jarvis, GP dan Direktur Klinis Patientaccess.com, mengungkapkan sangat kecil kemungkinan seseorang akan tertular virus Korona lewat buang angin. “Kemungkinan seseorang tertular virus karena mereka dekat dengan seseorang yang kentut sangat kecil,” katanya kepada The Sun.

Hanya saja, dr Jarvis tetap mendesak orang untuk menjaga kebersihan toilet sebab virus Korona bisa ditemukan dalam feses. Ada beberapa laporan tentang Coronavirus hadir di kotoran, dan satu dari sepuluh pasien mengalami diare sehari atau dua hari sebelum mereka batuk dan demam.

“Ini menggarisbawahi pentingnya menjadi ekstra hati-hati dalam membersihkan kamar mandi jika satu orang memiliki gejala Coronavirus,” tuturnya.

Awal tahun ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok mengumumkan bahwa celana harus menjadi penghalang efektif terhadap kentut yang mungkin membawa virus Korona. Badan kesehatan mengatakan bahwa kentut tidak mungkin menularkan virus asalkan seseorang pakai celana yang proporsional.

Dan, pada awal bulan ini, para ilmuwan mendesak orang untuk menutup toilet sebelum menyiramnya. Sebab virus menyebar melalui aerosol kotoran. Karena apa yang disebut toilet plume, kotoran atau urine dapat didorong dari toilet ke udara dan menyebar ke permukaan lain, kata sebuah penelitian. Maka selalu cuci tangan setelah keluar dari toilet apalagi toilet umum. (jpc)

Bagikan:
6
10
5

Komentar