Adik Perempuan Kim, Kim Yo-jong Bisa Ambil Alih Korea Utara

Selasa, 21 April 2020 21:52

Kim Jong-un dan adik perempuannya, Kim Yo-jong. (Foto: Getty Images)

FAJAR.CO.ID, PYONGYANG—Diktator Korea Utara, Kim Jong-un dikatakan dalam kondisi kritis di rumah sakit setelah menjalani operasi jantung. Walau belum ada konfirmasi langsung dari pihak Korut, ini sudah memantik pertanyaan tentang siapa yang akan mengambil alih negara itu jika dia tidak bisa diselamatkan.

Laporan soal kondisi kesehatan Kim Jong-un yang memburuk pertama kali muncul di CNN. Itu mengutip seorang pejabat anonim. Namun, pergolakan politik di Korea Utara tidak akan mungkin terjadi meski Kim tak bisa diselamatkan.

Menurut analis Sejong Institute di Korea Selatan, Cheong Seong-Chang, saudara perempuan Kim, Kim Yo-jong, sudah menunjukkan pengaruh signifikan dalam pemerintahan. Dan bahwa sebagian besar anggota kepemimpinan Pyongyang mendukung keluarga Kim dalam memelihara sistem Korea Utara.

Kakak-beradik tersebut dikatakan memiliki hubungan dekat sebagai hasil dari tahun-tahun mereka belajar bersama di Swiss dari tahun 1996 hingga 2000. Ketika Kim Jong-un menjalani perawatan medis di masa lalu, dan sang adik diyakini mengambil alih tugas negara atas namanya, terutama pada Oktober 2014.

Pada penampilan publik terakhirnya, Kim Jong-un memimpin rapat biro politik Partai Buruh yang berkuasa pada 11 April, membahas langkah-langkah pencegahan terhadap coronavirus dan memilih saudara perempuannya sebagai anggota alternatif biro.

Spekulasi tentang kesehatan Kim meningkat setelah dia melewatkan perayaan untuk menghormati mendiang kakek dan pendiri negara Kim Il Sung pada 15 April. Absennya Kim meningkatkan spekulasi tentang kondisi kesehatannya saat ini. Pemimpin lalim itu terakhir terlihat secara terbuka pada 11 April di sebuah pertemuan pemerintah.

Kim Jong-un dilaporkan sakit parah setelah menjalani operasi jantung. CNN melaporkan bahwa kondisi pemimpin berusia 36 tahun itu sedang dipantau oleh para pejabat intelijen AS, yang dilaporkan diberitahu bahwa Kim dalam bahaya besar setelah operasi kardiovaskular.

Pemerintah Korea Utara yang sangat tertutup belum mengomentari dugaan penyakit Kim, atau mengeluarkan pernyataan apa pun melalui media yang dikontrol pemerintah. Kim sebelumnya dilaporkan adalah perokok berat dan telah difoto dengan rokok di tangannya beberapa kali.

Mantan wakil kepala divisi CIA untuk Korea Utara, Bruce Klingner, mengatakan desas-desus sebelumnya tentang Kim terkait kesehatan yang buruk selalu salah. Dan bahwa kerahasiaan ekstrem negara itu membuat sulit untuk menetapkan fakta untuk situasi saat ini.

“Ada sejumlah rumor terbaru tentang kesehatan Kim (merokok, jantung, dan otak). Jika Kim dirawat di rumah sakit, itu akan menjelaskan mengapa dia tidak hadir pada perayaan 15 April yang penting. Tapi, selama bertahun-tahun, ada sejumlah rumor kesehatan palsu tentang Kim Jong-un atau ayahnya. Kita harus menunggu dan melihat,” katanya di CNN dikutip dari Metro.co.uk (amr)

Bagikan berita ini:
4
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar