Diduga Jadi Penyebab Bertambahnya Kejahatan Jalanan, Pemberian Asimilasi Terus Berlanjut

Rutan Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemberian asimilasi bagi narapidana di Rutan Makassar belum berakhir. Penyebaran virus corona masih menjadi alasan adanya pembebasan tersebut.

Humas Rutan Makassar, Andi Nunung mengatakan, progam asimilasi tersebut akan terus ada, hingga wabah virus corona mulai mereda di Indonesia.

“Program ini berlaku hingga masa darurat corona virus disease 2019 (Covid-19) dinyatakan selesai, dan narapidana tersebut 2/3 masa pidananya sampai dengan tanggal 31 Desember 2020,” jelas Nunung kepada Fajar.co.id, Selasa (21/4/2020).

Meski ada beberapa narapidana yang telah kembali ke masyarakat, kembali membuat resah dengan tindakan kriminalnya, tak segan-segan, aparat berwajib akan menangkap mereka kembali.

Di beberapa pemberitaan sebelumnya, salah satu mantan narapidana dari Rutan Makassar yang kembali ke masyarakat, kembali melakukan tindak pidana umum.

Narapidana itu berinisial FS. Namun FS dinyatakan bebas bukan melalui program asimilasi. Melainkan dari program cuti bersyarat pada 2 Maret 2020.

Meski begitu, narapidana yang bebas melalui program asimilasi atau cuti bersyarat, jika melanggar akan kembali ditangkap.

“Kalau misalnya yang sudah melaksanakan asimilasi dan integrasi melanggar aturan, tentu kita tangkap kembali,” tegas Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Sulsel), Priyadi.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk memantau aktivitas sehari-hari warga binaan, yang baru saja mendapat asimilasi tersebut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...