Imbauan Mudik Tak Ampuh, 3 Juta Orang Diprediksi Tetap Pulang Kampung

Selasa, 21 April 2020 11:31

ILUSTRASI mudik

“Hampir 50 persen responden yang tetap akan mudik meski sedang pandemi Corona. Mereka beralasan rindu kampung halaman dan keluarganya (47,2 persen). Sedangkan 39,3 persen yakin dirinya negatif Corona. Kemudian, 16,9 persen yakin tidak akan menularkan Corona,” ucapnya.

Gelombang mudik sebenarnya dimulai sejak kasus pertama pandemi COVID-19 di Indonesia. Yakni pada 1-5 Maret 2020. Tercatat sebanyak 34,1 persen dari partisipan pulang duluan pada pekan itu. Kemudian angkanya meningkat tajam saat Pemerintah mengeluarkan seruan pembatasan aktivitas sosial di luar rumah (social distancing) pada 16-20 Maret 2020.

Mayoritas mereka yang pulang duluan berstatus pelajar/mahasiswa (39,4 persen) diikuti oleh karyawan swasta (23,1 persen). Namun, lanjut Mulya, motif masyarakat yang pulang kampung duluan berbeda dengan yang bakal mudik menjelang Lebaran nanti.

Selain itu, survei ini juga menemukan pekerja sektor informal. Seperti pedagang kecil, penjaga toko, pekerja dan pemilik warung makan juga sudah mudik duluan. Hasil survei menunjukkan, hampir separuh calon pemudik berencana menggunakan kendaraan pribadi (47,3 persen). Sedangkan persentase yang menggunakan transportasi umum, seperti pesawat terbang (24,2 persen), dan sisanya kereta api, bus, mobil travel, dan sebagainya.

Bagikan berita ini:
1
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar