Kisah Honorer K2 di Garis Depan Lawan Covid-19, Pakai APD Seadanya

Selasa, 21 April 2020 10:34

Perawat di Puskesmas Losari Brebes saat masa pandemi COVID-19. Foto: ist for JPNN

Sarokah mengaku bingung, memikirkan bagaimana nasibnya yang belum lulus. Menunggu rekrutmen PPPK tahap dua, tetapi tidak tahu kapan dibuka lagi.

“Sedih rasanya kalau pikirin itu. Yang lulus saja belum dapat SK, apalagi yang belum lulus? Saya bekerja di Puskesmas bertahun-tahun lamanya dengan penuh suka duka. Ini perjuanganku yang sangat melelahkan jadi honorer K2,” tuturnya.

Tak jauh berbeda dengan pengakuan Icha, perawat di Puskesmas Losari Brebes. Honorer K2 yang sudah lulus PPPK ini bertahun-tahun lamanya melayani pasien. Bahkan di masa pandemi harus tampil terdepan melawan COVID-19.

Diakuinya, terkadang timbul rasa jenuh dengan aktivitas tersebut. Sebab, tanggung jawab berat tetapi kesejahteraan minim. Belum lagi risiko berhadapan dengan pasien yang dikhawatirkan tertular Corona.

Icha juga sering dimarahi pasien ketika bertanya lebih lanjut tentang riwayat penyakit yang bersangkutan.

“Suka dimarahi pasien kalau dianggap terlalu menyelidiki. Padahal ini untuk melindungi semuanya dari penyebaran COVID-19,” ucapnya.

Sejatinya, para perawat ini waswas juga menghadapi pasien di masa pandemi. Mengingat, APD yang digunakan minim.

Bagikan berita ini:
2
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar