Masjid Tetap Gelar Salat Jamaah Saat Pandemi, Begini Nasehat PP Muhammadiyah

Selasa, 21 April 2020 12:57

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Muhammadiyah hingga Majelis Ulama Indonesia telah mengeluarkan fatwa untuk beribadah di rumah dalam masa pandemi Covid-19. Namun beberapa hari terakhir tetap ditemukan beberapa masjid yang tidak patuh dan tetap menggelar ibadah berjamaah di sejumlah tempat.

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa makna kategori Ulul Albab di dalam Alquran adalah orang beriman yang memahami hukum alam (sunatullah) sehingga modal keimanannya tidak menjadikannya berlaku takabur terhadap berbagai hal, termasuk Covid-19.

“Dalam pengertian yang luas pikiran, nurani dan akal berhubungan dengan kecerdasan sehingga akal digunakan secara luas sebagai kecerdasan atau pencerahan. Ulul albab adalah orang yang tercerahkan dan cerdas,” kata Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2020).

“Yaitu orang yang senantiasa ingat Allah dalam keadaan apapun. Juga senantiasa memikirkan semua yang maujud (ada) di alam ini, merenungkan peristiwa dan mengambil kesimpulan (proses empiris). Pengamatan semesta harus mendekatkan kesadaran pada Allah. Alam ini adalah makhluk yang memiliki tabiatnya masing-masing, ahli ilmiah menyebutnya law of nature, agama menyebutnya sunatullah,” terangnya.

Menurut Mu’ti kerangka berpikir tersebut penting karena ketimpangan maupun dikotomi antara ilmu sains dan spiritualitas akan melahirkan ahli sains yang menjauh dari Tuhan atau justru orang yang nekat dan meremehkan hukum alam karena terlampau memaknai iman secara tidak tepat.

Komentar


VIDEO TERKINI