Said Didu: Pak Menteri Menjadikan BUMN Tempat Penampungan

Selasa, 21 April 2020 09:04

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menilai, kebijakan Menteri BUMN Eric Thohir yang melakukan perombakan PT Pelindo, hanya untuk menjadikan BUMN sebagai tempat ‘penampungan’.

“Awalnya saya berharap pak Menteri @erickthohir bisa wujudkan BUMN kembali profesional ternyata sama aja, menjadikan BUMN sebagai tempat “penampuangan,” ujar Said Didu di akun twitternya, Selasa (21/4).

Dia menduga, perombakan yang dilakukan oleh Erick Thohir karena ada tekanan yang tak bisa dilawan.

“Jika ada gejala “penampungan” yang masif di BUMN dapat diduga bahwa ada tekanan kuat yang tidak bisa dilawan,” kata Said Didu.

Diketahui, selain Refly Harun yang dicopot dari Komisaris Utama Pelindo, ada pula tiga jajaran lainnya. Yakni Heryadi dari jabatan Komisaris Independen, Bambang Setyo Wahyudi (Komisaris), Lukita Dinarsyah Tuwo (Komisaris) dan Winata Supriatna (Komisaris). Totalnya ada empat komisaris yang diganti.

BERIKUT SUSUNAN KOMISARISP T PELINDO I YANG BARU:

Achmad Djamaludin-Komisaris Utama Arman Depari-Komisaris

Herbert Timbo Parluhutan Siahaan-Komisaris Independen

Ahmad Perwira Mulia Tarigan-Komisaris Independen

Irma Suryani Chaniago-Komisaris Independen

Winata Supriatna-Komisaris.

“Begini salah satu contohnya. BUMN dijadikan “penampungan” TNI aktif, polisi aktif, dan pengurus parpol,” Tutup Said Didu. (dal/fin)

Komentar


VIDEO TERKINI