Warning! Rumah Sakit Rujukan di Jawa Timur Mulai Kelebihan Pasien Covid-19

Selasa, 21 April 2020 08:37

Petugas medis membawa seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Foto: antaranews.com

Seperti yang saat ini dilakukan di RS Universitas Airlangga (RSUA) dengan bantuan CSR dari salah satu perusahaan.

Rumah sakit itu sedang menambah ruang isolasi dengan kapasitas 16 orang. Serta, pengembangan 35 ruang isolasi baru di RSU dr Soetomo, dan rencana penambahan lagi di tempat yang sama.

“Makanya Pemprov suport pembangunan RS covid di RSUA dan RS provinsi. Di RSU dr Soetomo sudah selesai 35 dan sudah penuh, sekarang ada juga yang masih di IGD tapi akan kami kembangkan lagi,” ujarnya.

Saat disinggung terkait ketersediaan ruang observasi yang ada di beberapa instansi maupun di hotel-hotel, Joni menegaskan, tempat observasi tidak dapat digunakan untuk menampung pasien positif karena diwajibkan ada ventilator.

Ruang observasi, jelas Joni, hanya digunakan untuk observasi pasien yang sudah dinyatakan negatif dan juga tenaga medis yang melakukan penanganan pasien covid untuk observasi lanjutan guna memastikan aman ketika pulang ke rumah.

“Ada tiga ya. Pertama, pasien covid dirawat di ICU. Kedua, dirawat di ruang isolasi dengan ventilator, utamanya bagi orang yang belum jelas positif atau tidak, kemudian sudah jelas positif. Ketiga, bisa di ruang normal flow, jika sudah negatif dua kali bisa di situ,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
2
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar