Agar Bantuan Sembako Terbagi Rata, Ini Usulan Banggar DPRD Makassar

Rabu, 22 April 2020 21:23

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo, mendorong Pemerintah Kota lebih bijak dalam mengelola anggaran belanja bantuan paket sembako untuk warga terkena dampak Covid-19.

Diketahui, bantuan paket sembako yang disalurkan ke masyarakat, biaya budgeting Rp620 ribu per paketnya. Dimana di dalamnya, sudah termasuk bahan pokok dan biaya packing, dan pengawalan.

Dana tersebut diperoleh dari Biaya Tak Terduga (BTT) di Sekretariat Pemkot Makassar sebesar Rp30 miliar, dan anggaran Silpa tahun 2019 sebesar Rp147 miliar.

Agar pendistribusiannya merata dan dirasakan oleh seluruh masyarakat, Hasanuddin Leo mengusulkan biaya budgeting per paketnya dibagi dua atau Rp300 ribu per paket.

“Supaya ini paket sembako banyak yang kebagian, baiknya dibagi dua saja agar banyak yang menikmati dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial,” tegas Hasanuddin saat dijumpai di Kantor DPRD Kota Makassar, Rabu (22/4/2020).

Tapi jika Pemkot ingin mempertahankan nilai budgeting awal, Hasanuddin khawatir pembagiannya tidak akan menyentuh seluruh masyarakat.

Terlebih bantuan sembako yang diterima masyarakat tidak hanya berasal dari Pemkot tapi juga ada dari pihak swasta yang tentu nilainya berbeda. Hal ini yang menjadi catatan Banggar DPRD untuk perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan gejolak di kemudian hari.

“Jadi kita harus lebih bijak dan adil melihat ini persoalan. Saya berharap semua warga baik yang miskin ataupun tidak, juga merasakan uluran bantuan ini,” tandasnya. (endra/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI