Beijing Tegas Membantah Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Rabu, 22 April 2020 10:03

Ilustrasi Covid 19. (int)

FAJAR.CO.ID, BEIJING– Asal mula munculnya virus Korona jenis baru atau Covid-19 masih menjadi polemik. Virus tersebut memang pertama kali muncul terdeteksi di Wuhan, Tiongkok, pada Desember 2019. Karena itu Amerika Serikat pun menyebutnya sebagai Virus Wuhan.

Hanya saja, seorang pejabat Wuhan membantah bahwa Coronavirus sengaja dibuat di laboratorium. Bantahan tersebut juga disampaikan pemerintah Tiongkok lewat Kementerian Luar Negeri.

Ketua Partai Komunis Institut Virologi Wuhan, Yuan Zhiming, mengkritik pihak yang menilai virus bocor dari fasilitas laboratorium tersebut. Sejak itu, virus menyebabkan pandemi global.

“Sama sekali tidak mungkin virus itu berasal dari lembaga kami,” tukas Yuan kepada China Global Television Network seperti dilansir dari Mirror, Rabu (22/4).

Yuan menambahkan bahwa tidak ada karyawan lab, pensiunan, atau peneliti dari siswa yang diketahui terinfeksi penyakit ini. Dan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan tidak ada bukti bawa Covid-19 yang dimanipulasi berasal dari laboratorium.

Mereka menambahkan semua bukti yang ada menunjukkan bahwa Coronavirus berasal dari kelelawar di Tiongkok akhir tahun lalu dan tidak dimanipulasi atau dibuat di laboratorium. Penegasan itu sekaligus membantah tudingan AS.

Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump mengatakan pekan lalu bahwa pemerintahnya berusaha untuk menyelidiki apakah virus tersebut berasal dari laboratorium di Wuhan. WHO lantas membela Tiongkok.

Komentar


VIDEO TERKINI