Bulan Depan, Harga BBM Nonsubsidi Diprediksi Turun

Rabu, 22 April 2020 12:17

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Seiring anjloknya harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat (AS) acuan West Texas Intermediate (WTI) hingga minus USD37,63 per barel, kemarin (20/4). Maka, diperkirakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi bakal turun bulan depan.

Pengamat Energi dari Energy Watch Indonesia Mamit Setiawan menjelaskan, bahwa badan usaha menetapkan harga jual dalam satu bulan menggunakan acuan rata-rata harga harga MOPS atau Argus periode tanggal 25 pada dua bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24 satu bulan sebelumnya. “Melihat hal itu, seharusnya awal Mei akan ada penurunan harga,” kata dia, kemarin (21/4/2020).

Saat ini, harga BBM nonsubsidi Pertamina untuk jenis Pertamax Turbo sebesar Rp9.850 per liter, Pertamax Rp9.000 per liter, dan Pertalite Rp7.650 per liter. Sementara, Pertamina Dex Rp10.200 per liter dan Dexlite Rp9.500 per liter.

Mengenai harga BBM subsidi, Mamit mengaku belum bisa memprediksi lantaran penurunan harga BBM subsidi banyak dipengaruhi banyak faktor. “Untuk BBM premium, saya belum bisa memastikan. Karena ini sampai ke Menteri Koordinator yang memutuskannya,” ujar dia.

Sementara, ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Ariyo Irhamna mengatakan, penurunan harga minyak dunia yang anjlok telah diprediksi oleh banyak pihak.

“Sebab, penurunan ini merupakan tren sejak Desember kemarin (2019) dan semakin dipicu oleh perselisihan antara Arab Saudi dan Rusia. Hal ini mengurangi ketergantungan kita terhadap Dolar AS yang sumber Dolar kita sudah hilang dari dampak Covid-19 terhadap sektor pariwisata,” ujar dia kepada Fajar Indonesia Network (FIN), kemarin (21/4/2020).

Komentar


VIDEO TERKINI