Innalillahi…, Ridwan Dimassa Usai Tegur Warga yang Berkumpul-kumpul

Rabu, 22 April 2020 16:07

Ilustrasi garis polisi

Melihat korban sudah tergeletak tidak berdaya, sambung AKP Chairul, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian. Para saksi pun segera mengevakuasi korban ke IGD RSAM Bukittinggi. “Korban dinyatakan meninggal dunia di IGD. Kami langsung mendatangi TKP untuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan para saksi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan sejumlah bukti, mantan Kapolsek Kota Bukittinggi itu menyebut, pihaknya berhasil mengamankan tiga tersangka. Bahkan, total pelaku seluruhnya diperkirakan berjumlah 10 orang. “Kami amankan tiga orang. Identitas pelaku lainnya juga sudah kami kantongi dan kini sedang diburu petugas. Kami minta agar mereka pro aktif menyerahkan diri,” imbau Chairul.

Para pelaku terancam pidana berupa penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan meninggalnya korban. Pelaku akan dijerat Pasal 170 KUHP ayat (3) dengan maksimal penjara 12 tahun.

Sehari menjelang diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumbar, Chairul meminta tidak ada lagi warga di wilayah hukum Polres Bukittinggi yang berkumpul-kumpul. Agar tidak terulang lagi ketersinggungan dan aksi main hakim sendiri. Dia meminta warga untuk aktif melaporkan kepada petugas jika ditemui kerumunan. “Selama PSBB nanti, kami harap warga tidak keluar rumah jika tak urgen. Bila keluar rumah untuk urusan urgen, maka wajib menggunakan masker. Harus jaga jarak minimal 1,5 meter,” pesannya. (jpg/fajar)

Komentar