Jokowi Diminta Evaluasi Keberadaan Staf Khusus Milenial, Bukhori: Khawatir Jadi Embrio KKN Baru

Rabu, 22 April 2020 19:13

Presiden Jokowi memperkenalkan 7 staf khususnya dari kalangan milenial. (Raka Deny/Jawa Pos)

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh camat di Indonesia. Surat tersebut berisikan tentang kerja sama sebagai relawan desa lawan Covid-19.

Kontroversi timbul ketika PT Amartha Mikro Fintek disebut sebagai perusahaan yang akan bekerja sama sebagai relawan desa lawan Covid-19. Perusahaan tersebut diketahui milik Andi.

Dengan kata lain, Andi meneken surat pemberitahuan mengatasnamakan Stafsus Presiden untuk perusahaannya sendiri, dan dititipkan kepada camat di seluruh Indonesia. Kemudian polemik lainnya adalah pemerintah menggandeng Skill Academy by Ruangguru sebagai mitra pemerintah untuk program Kartu Prakerja.

Namun hal ini menjadi sorotan karena Ruangguru tersebut ‎dimiliki oleh Stafsus Presiden Jokowi, Adamas Syah Belva Devara. Belakangan, CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara sudah menyatakan pengunduran diri dari jabatan sebagai Staf Khusus Presiden‎. (JPC)

Bagikan berita ini:
9
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar