KPK Dalami Pertemuan Harun Masiku dengan Arief Budiman

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami fakta-fakta yang muncul dalam persidangan kasus dugaan suap penetapan Pergantian Antarwaktu (PAW) DPR RI dengan terdakwa Saeful Bahri. Termasuk, pertemuan antara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman dan eks Caleg PDIP Harun Masiku, buronan kasus ini.

Pelaksana Tugas Juru Bicara bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya tak hanya akan mendalami fakta-fakta persidangan Saeful Bahri. Namun, ditegaskannya, juga seluruh fakta yang muncul dalam persidangan terdakwa-terdakwa berikutnya.

“Pada prinsipnya semua fakta-fakta persidangan saat ini tentu akan didalami oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum pada KPK), termasuk ketika nanti pada persidangan dengan terdakwa berikutnya,” ujar Ali ketika dikonfirmasi, Selasa (21/4).

Ali Fikri menambahkan, keseluruhan fakta tersebut nantinya akan dituangkan JPU dalam surat tuntutan para terdakwa. “Fakta-fakta tersebut juga akan dituangkan dalam surat tuntutan JPU,” kata Ali.

Arief Budiman mengaku pernah bertemu dengan Harun Masiku saat bersaksi dalam persidangan Saeful Bahri melalui sambungan telekonferens, Senin (20/4). Pertemuan itu diakuinya terjadi di Kantor KPU pada 2019 lalu.

Arief menuturkan, Harun datang ke kantornya tanpa membuat janji terlebih dahulu sambil membawa surat dan meminta KPU menjalankan putusan Judicial Review (JR) Mahkamah Agung (MA) yang diajukan PDIP perihal pengganti calon legislatif (caleg) yang meninggal dunia. Isi putusan itu, kata dia, berupa ketetapan bahwa partai politik memiliki hak untuk menetapkan kader pengganti calon legislatif yang meninggal dunia.

Komentar

Loading...