Negara Bagian AS Gugat China, Tuding Lalai dalam Kasus Corona

Rabu, 22 April 2020 06:39

ILUSTRASI/DOK

FAJAR.CO.ID, MISSOURI—Jaksa Agung Missouri, Eric Schmitt menjadikan negara bagian Midwest sebagai yang pertama di negara itu yang mengajukan gugatan terhadap pemerintah Cina atas penanganan pandemi virus corona.

Gugatan sipil Missouri terhadap China diajukan di pengadilan federal AS oleh Schmitt pada Selasa waktu setempat. Schmitt menuding pejabat pemerintah China melakukan kelalaian dan “menipu” dan mencari ganti rugi atas hilangnya banyak nyawa, penderitaan manusia dan kekacauan ekonomi yang disebabkan COVID-19.

Beberapa gugatan class-action telah diajukan di pengadilan AS oleh kelompok-kelompok swasta. Akan tetapi tindakan hukum Schmitt membuat Missouri menjadi negara bagian pertama yang mengajukan gugatan pada pemerintah asing yang dianggap menyebabkan kerugian.

Gugatan tersebut mengklaim pejabat Cina menimbun alat pelindung diri (APD) seperti masker setelah secara terbuka mengungkapkan keberadaan COVID-19 pada bulan Desember 2019.

“Hari ini saya mengajukan gugatan terhadap pemerintah China untuk mencari ganti rugi atas hilangnya nyawa & penderitaan ekonomi yang diderita Missourians sebagai akibat dari pandemi # COVID19. Intinya: mereka berbohong kepada dunia & harus bertanggung jawab,” demikian twit Schmitt dikutip dari Newsweek.

Ada 5.941 kasus virus corona di negara bagian itu dan 189 kematian terkait dengan COVID-19 hingga 21 April. Gugatan itu muncul setelah pada Senin 22 anggota parlemen dari Partai Republik meminta Presiden Donald Trump mengajukan kasus terhadap pemerintah China di Mahkamah Internasional (ICIJ) dengan tuduhan kegagalan respons pandemi yang serupa.

Pakar hukum internasional mengatakan kepada Reuters bahwa upaya hukum untuk menuntut China bertanggung jawab atas penyebaran virus corona di pengadilan AS hampir pasti akan gagal. Jaksa Agung Schmitt sendiri saat ini mencalonkan diri untuk pemilihan kembali dan sedang dalam pemungutan suara untuk GOP utama negara bagian pada 4 Agustus. (amr)

Komentar