Mudik Bikin Korona Meledak

Rabu, 22 April 2020 11:59

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Larangan mudik bukan tanpa alasan. Sangat berpotensi membuat kasus Covid-19 meledak.

LARANGAN mudik Idulfitri tahun ini, akan diberlakukan mulai Jumat, 24 April. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan aturan atas perintah pelarangan yang dikeluarkan Presiden RI Joko Widodo.

Berdasarkan survei Kemenhub, ada 68 persen warga yang tidak mudik. Sementara yang ngotot mudik 24 persen. Sisanya, 7 persen sudah berada di kampung halaman alias telah mudik.

“Setelah larangan mudik bagi ASN, TNI-Polri, dan pegawai BUMN pada minggu lalu, pada kesempatan ini saya sampaikan mudik semuanya akan kita larang,” tegas Jokowi saat rapat terbatas bersama menteri, Selasa, 21 April.

Pelaksana tugas (Plt) Menteri Perhubungan Luhut Binsar Panjaitan mengatakan pihaknya tengah menyusun aturan turunan. Koordinasi juga akan dilakukan secara ketat baik antarkementerian lembaga serta pemerintah daerah.

Utamanya pengawasan di pelabuhan, bandara, stasiun KA, hingga akses jalur darat yang menjadi pintu aktivitas mudik masyarakat.

“Kita mulai perketat pada 7 Mei. Nantinya akan ada tindakan hukum atau sanksi yang diberikan bila melanggar. Sudah cukup kemarin kita ambil risiko, sekarang harus ketat,” jelas Menko Kemaritiman dan Investasi tersebut.

Anggota Komisi V DPR Muhammad Aras mengapresiasi langkah presiden. Meski begitu, pelarangan mudik harus dibarengi dengan persiapan matang. Harus segera diberlakukan guna mencegah masyarakat yang berusaha mudik sebelum puasa atau sebelum lebaran.

Komentar