Mudik Bikin Korona Meledak

Rabu, 22 April 2020 11:59

“Pemerintah juga harus mendata masyarakat yang tidak mudik kemudian menjamin biaya hidup mereka. Jangan sampai mereka tidak punya penghasilan selama puasa hingga Lebaran kemudian malah tidak bisa makan gara-gara tidak mudik,” katanya.

Perhatikan Petani

Jokowi juga memperingatkan, pandemi Covid-19 ini bisa menyebabkan krisis pangan dunia. Makanya setiap negara, terutama yang merupakan produsen beras akan lebih memprioritaskan kebutuhan mereka sendiri.

“Hitung yang betul berapa produksi beras kita. Kemudian perkiraan produksi beras pada saat masuk musim kemarau. Kemudian cadangan beras kita betul-betul harus dihitung, jangan overestimate,” tegasnya.

Selain itu, harus memastikan rantai pasokan. Petani harus dipastikan mendapat perlindungan yang baik. “Saya juga meminta satgas pangan dengan kepolisian untuk mengawasi rantai pasok dan stok pangan,” katanya.

Pemerintah juga harus betul-berul menjaga agar bahan pokok bisa terjangkau oleh rakyat. Jangan sampai ada kenaikan. Apalagi, kenaikan masih terjadi untuk harga beras, gula, dan bawang.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan stok pangan nasional terjamin dan aman untuk 11 komoditas. Di antaranya beras, jagung, bawang merah, cabai besar, cabai rawit, daging, ayam ras, dan minyak goreng.

Dukungan Sulsel

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan kebijakan larangan mudik sangat membantu pemerintah daerah. “Apalagi, kami di daerah memang bergelut dengan upaya memotong mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Saat ini jumlah ODP, PDP, hingga kasus positif masih terus bertambah. Instruksi presiden untuk melarang mudik tentu akan dijalankan. Apalagi, saat ini penyebaran sudah local transmission atau transmisi lokal.

Komentar