Nota Pembelian Terasi Dipalsukan, Perusahaan Merugi Nyaris Rp1 Miliar

Rabu, 22 April 2020 21:54

PEMBUKTIAN: Sutrisno (kanan) menjadi saksi untuk terdakwa Kholilah yang pernah menjadi anak buahnya. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

Selain itu, terdakwa didakwa memalsukan nota pembelian terasi ke supplier. Seolah-olah perusahaan memesan terasi, tetapi nyatanya tidak. Terasi pesanan itu juga tidak pernah diterima perusahaan. Di dalam proses transaksi, perusahaan melalui bagian keuangan akan membayar pesanan setelah menerima bukti nota pesanan. Terdakwa bertugas membayar ke supplier. Namun, nota itu dianggap telah dipalsukan terdakwa.

Terdakwa Kholilah membantah kesaksian Sutrisno yang merupakan mantan atasannya. Dia mengaku bahwa pemesanan cakue dan terasi sudah sepengetahuan Sutrisno. Pesanan itu juga atas perintah atasannya tersebut yang memberikan listing apa saja yang harus dipesan. ”Setiap di gudang Sutrisno mengecek barang. Dia juga ikut order kalau saya tidak masuk kerja,” ujarnya. (jpc)

Bagikan berita ini:
7
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar