Pasien Tak Terbendung, Meninggal di Rumah, Mayatnya Disimpan di Jalanan Berhari-hari

Rabu, 22 April 2020 12:03

Pasien Tak Terbendung, Meninggal di Rumah, Mayatnya Disimpan di Jalanan Berhari-hari

FAJAR.CO.ID, EKUADOR– Ekuador memiliki kasus Covid-19 tertinggi di seluruh Amerika Latin. Negara ini melaporkan lebih dari 10 ribu kasus positif dan 507 kematian. Negara berpenduduk 17 juta orang tersebut dikatakan situasinya jauh lebih buruk daripada yang ditunjukkan dari angka-angka resmi. Angka kematian tak terbendung, pasien Covid-19 semakin tak tertangani.

Seorang pejabat Ekuador mengatakan sebetulnya sudah ribuan orang diperkirakan meninggal karena penyakit ini daripada yang dilaporkan oleh pemerintah. Pimpinan Satuan Gugus Tugas Covid-19 Ekuador, Jorge Wated, ditugasi memimpin pemakaman jenazah di Guayaquil. Dalam 15 hari pertama April saja sudah 6.703 orang telah meninggal karena Covid-19 atau sebab lain. Sebelum wabah Coronavirus, katanya, angka bulanan adalah sekitar 1.000 jiwa.

“Ini adalah kenyataan sulit yang kita hadapi,” kata Wated dalam pidato yang disiarkan secara nasional.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Maria Paula Romo telah mengakui bahwa jumlah kematian sebenarnya lebih tinggi. Tapi, pengujian virus masih minim. Bahkan, Presiden Lenin Moreno telah menghapus angka resmi.

“Memang harus mengatakan yang sebenarnya. Tidak ada pengujian yang cukup,” jelas Lenin.

Banyak yang Meninggal di Rumah

Seorang dokter bernama Eduardo Herdocia mengatakan dirinya saat ini merawat sekitar 200 pasien yang diyakini terinfeksi virus Korona. Tetapi karena kurangnya pengujian, hanya sekitar dua lusin pasien yang didiagnosis positif. Karena Rumah Sakit Guayaquil dipenuhi pasien, Herdocia harus mengunjungi rumah pasien.

Komentar


VIDEO TERKINI