Pasokan Bawang Merah Nasional Aman, Kementan Jaga Stabilitas Harga

  • Bagikan

“Bawang merah menjelang lebaran saya kira tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Panen terus berlangsung di berbagai wilayah sentra seperti Brebes, Bima, Nganjuk, Solok, Enrekang dan lainnya. Bahkan kami sudah cek sendiri kondisi lapangan seperti saat ini di Brebes, Demak dan Pati produksinya siap menjaga ketersediaan pasokan menjelang lebaran, bahkan sampai pasca lebaran” ungkapnya.

Karman memaparkan, untuk surplus produksi di bulan Mei memang sekitar 1.200-an ton. Ini terjadi karena ada sedikit pergeseran jadwal musim tanam tahun ini. “Tetapi secara nasional masih aman,” ungkap Sukarman.

Pihaknya menghimbau agar stake holders terkait terus intensif menjaga pasokan, termasuk menjaga kelancaran distribusinya. Karman mengatakan jika direktoratnya sudah petakan mana-mana wilayah yang surplus produksi.

“Kalau misalnya terjadi kurang pasokan di Jabodetabek, sentra-sentra produksi tersebut yang akan digerakkan untuk meningkatkan suplainya. Kami juga sudah mendata para petani champion bawang merah yang siap bekerjasama untuk menstabilkan pasokan dan harga,” kata Sukarman.

Soal distribusi, dirinya optimis tidak terlalu terganggu meski saat ini sedang mengalami wabah covid-19. “Kami bantu petani dengan skema subsidi ongkos kirim, agar distribusi lebih lancar,” imbuhnya.

Jaga Stabilitas Harga, Pemda dan Petani Siap Bersinergi

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Yulia Hendrawati, saat ditemui menyatakan daerahnya siap mengamankan pasokan selama puasa dan lebaran.

  • Bagikan