Presiden Larang Mudik, Operasi Ketupat Dipercepat Mulai Awal Ramadan

Rabu, 22 April 2020 11:13

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Keputusan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah ditindaklanjuti institusi kepolisian. Polri menggelar operasi ketupat lebih awal. Biasanya sepekan menjelang Idul Fitri, tahun ini dimulai dari awal Ramadan.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, operasi ketupat tahun ini sedikit berbeda. Sebab, akan dijalankan sejak hari pertama bulan Ramadan.

“Operasi terpusat yang biasanya dilaksanakan H-7 sampai H+7, artinya kita ajukan mulai nanti hari pertama atau awal Ramadan. Kita laksanakan sampai H+7,” kata Argo kepada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Dalam pengamanan wilayah Jakarta agar tidak ada warganya mudik, nantinya Polri dibantu aparat TNI. Aparat keamanan melakukan pencegahan mudik dengan menyebar tim di 2.582 poskotis.

“Tentunya pengamanan yang kita lakukan tetap mengedepankan protokol Covid-19. Kita tetap jaga jarak, menggunakan masker dan sebagainya,” imbuhnya.

Di sisi lain, meskipun pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, Polri memastikan tidak akan melakukan penutupan jalan tol.

“Dan tidak ada penutupan jalan arteri. Tetap berjalan. Distribusi logistik, sembako tetap kita kawal biar lancar sampai tujuan,” pungkas Argo.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, masyarakat dilarang mudik lebaran tahun ini. Larangan itu ditegaskan sebagai upaya penanganan pandemi virus Korona atau Covid-19 di dalam negeri.

‎Menurut Jokowi, berdasar survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ada sekitar 24 persen masyarakat yang masih ngotot ingin mudik lebaran. (jpc/fajar)

Komentar